Senin, 9 November 2026 WIB
TEKNOLOGI

Kacamata AI: Manfaat Aksesibilitas Dibayangi Risiko Privasi

Kacamata AI dengan kamera memicu kekhawatiran privasi di ruang bersama
Kacamata AI dapat membantu aksesibilitas, tetapi kamera dan kenyamanan pemakaian tetap menjadi perhatian. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Kacamata AI menawarkan pengingat obat dan bantuan aksesibilitas, tetapi kamera tersembunyi serta potensi ketegangan mata membuat perangkat ini perlu dipertimbangkan sebelum dibeli. Survei Security.org pada 2026 menemukan 25 persen responden kemungkinan akan membeli kacamata pintar dalam setahun berikutnya.

Angka itu menunjukkan minat pasar, bukan jaminan perangkat cocok untuk semua orang. Kacamata pintar menggabungkan teknologi ke dalam bingkai yang dipakai langsung di wajah, sehingga manfaatnya bersinggungan dengan kenyamanan fisik dan privasi orang di sekitar pemakainya.

Kacamata AI dan manfaat aksesibilitas

Sejumlah kreator konten teknologi dan toko reparasi memakai kacamata pintar untuk merekam kegiatan sehari-hari. Sudut pandang orang pertama membuat penonton dapat melihat proses kerja secara langsung, termasuk aktivitas yang biasanya sulit ditampilkan lewat kamera biasa.

Penggunaan lain menyasar lansia dan penyandang disabilitas. Fitur aksesibilitas serta pengingat jadwal dokter atau konsumsi obat dapat membantu sebagian pengguna mengatur rutinitas mereka.

Manfaat itu bergantung pada kebutuhan masing-masing orang. Bagi pengguna yang terbantu oleh pengingat atau fitur aksesibilitas, perangkat ini dapat memberi dukungan praktis. Namun, manfaat tersebut tidak otomatis menghapus pertanyaan tentang kenyamanan saat kacamata dipakai dan cara kamera digunakan.

Kamera kacamata pintar memicu kekhawatiran privasi

Risiko yang paling mencolok muncul ketika kacamata dilengkapi kamera untuk merekam video. Karena kamera terpasang pada perangkat yang dikenakan, orang lain bisa saja tidak menyadari bahwa mereka sedang direkam.

Rekaman tanpa sepengetahuan orang yang terekam dapat menimbulkan persoalan persetujuan dan privasi. Kekhawatiran itu menyangkut pengguna, tetapi juga orang yang berbagi ruang dengannya—misalnya saat bekerja atau berada di lingkungan sosial.

Aturan privasi dan persetujuan menjadi perhatian yang berulang dalam penggunaan kacamata pintar. Sebelum membeli, calon pengguna perlu mempertimbangkan kapan kamera akan dipakai dan bagaimana keberadaan perangkat itu memengaruhi orang lain. Perusahaan dan pembuat perangkat juga menghadapi tantangan untuk membuat fungsi perekaman lebih jelas bagi orang di sekitarnya.

Pemakaian lama dapat membuat mata tidak nyaman

Kacamata AI juga bisa memicu ketegangan dan iritasi mata. Masalah kenyamanan ini berkaitan dengan pengalaman memakai perangkat secara fisik, sementara teknologi yang tertanam di dalam bingkai menambah pertimbangan tersendiri.

Bagi pekerja yang memakai kacamata pintar untuk mendukung tugas, manfaat efisiensi perlu ditimbang dengan rasa tidak nyaman saat perangkat digunakan. Jika perangkat dipakai terus-menerus untuk mengejar target kerja, gangguan pada mata dapat mengurangi nilai praktisnya bagi pemakai.

Karena itu, keputusan membeli sebaiknya bertolak dari kebutuhan sehari-hari, bukan semata rasa penasaran terhadap teknologi baru. Pengingat obat atau fitur aksesibilitas dapat menjadi alasan yang kuat bagi sebagian orang. Sebaliknya, kamera dan kenyamanan pemakaian patut diperhitungkan oleh siapa pun yang berencana menggunakan kacamata pintar di ruang bersama.

Kacamata AI masih berpotensi membantu penggunanya, tetapi cara perangkat merekam dan dampaknya terhadap kenyamanan tetap menjadi perhatian. Kekhawatiran soal kamera tersembunyi, persetujuan, dan privasi tidak hilang hanya karena perangkat menawarkan fitur yang berguna.

(PE)

Artikel Untuk Anda

📲
Ikuti JournalArta di WhatsApp & Telegram

Berita terpenting nasional, ekonomi, dan teknologi langsung di HP-mu. Gratis, tanpa spam.

Bagikan: Facebook Twitter Telegram
Uji dirimuKuis Sejarah Hari Pahlawan: 10 Soal Pertempuran Surabaya 1945, Berapa Skormu? →
TRENDING Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 13 Oktober 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis