KOBA — Anggaran miliaran rupiah untuk fasilitas publik sering kali menguap sia-sia akibat sengketa lahan di tengah jalan. Guna mengantisipasi risiko klasik tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bergerak cepat mengamankan legalitas tanah untuk proyek pendidikan strategis di wilayahnya. Penyerahan dokumen hukum dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) kini menjadi lampu hijau bagi dimulainya pembangunan fisik sekolah terpadu yang sudah lama dinanti warga.
Dampak langsung dari kepastian hukum ini adalah hilangnya risiko sengketa yang kerap menjegal proyek strategis nasional di berbagai daerah. Bagi masyarakat setempat, langkah taktis ini mempercepat kehadiran pusat pendidikan modern yang akan menampung ribuan anak usia sekolah di Bangka Tengah. Tidak ada lagi kekhawatiran pembangunan mangkrak akibat gugatan kepemilikan di kemudian hari.
Langkah Nyata Amankan Aset Negara
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menegaskan kepastian hukum atas aset pemerintah daerah menjadi syarat mutlak sebelum alat berat diturunkan ke lokasi proyek. Hal ini ia sampaikan langsung saat menerima sertifikat dari Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bangka Tengah, Gunanto, di Koba. Algafry tidak ingin ada celah hukum sekecil apa pun yang bisa mengganggu jalannya proyek pendidikan strategis tersebut.
“Kami berharap seluruh aset Pemkab dapat segera disertifikasi agar memiliki kekuatan hukum yang jelas,” kata Algafry Rahman saat memberikan keterangan di Kantor Pertanahan Bangka Tengah.
Menurut Algafry, sertifikasi aset merupakan langkah pengamanan aset negara yang harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh. Tanpa dokumen resmi, anggaran daerah dan pusat rawan tersangkut masalah hukum. Langkah ini sekaligus menyelamatkan uang rakyat dari potensi kerugian negara akibat tumpang tindih kepemilikan tanah.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bangka Tengah, Gunanto, menyatakan bahwa pihak BPN berkomitmen penuh mempercepat sertifikasi tanah fasilitas umum. Menurut datanya, proses pengukuran hingga penerbitan sertifikat ini dilakukan melalui mekanisme khusus agar proyek strategis tidak tertunda. Koordinasi intensif dengan dinas terkait menjadi kunci proses administrasi berjalan tanpa hambatan berarti.
Fasilitas Modern Sekolah Nasional Terintegrasi
Lahan yang kini sah secara hukum tersebut dialokasikan penuh untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Proyek ini digadang-gadang menjadi model pengembangan fasilitas pendidikan terpadu pertama di wilayah Bangka Tengah. Pemerintah daerah meyakini keberadaan sekolah ini mampu memperkuat layanan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah secara terintegrasi.
SNT dirancang bukan sekadar sekolah biasa. Pemerintah daerah menyiapkan konsep pusat pembelajaran modern dengan beberapa fasilitas penunjang utama:
- Laboratorium sains lengkap untuk praktik fisika, kimia, dan biologi.
- Ruang belajar berbasis digital dengan akses internet cepat dan papan tulis interaktif.
- Sarana olahraga terpadu untuk mendukung prestasi non-akademik siswa.
- Kurikulum penguatan karakter yang disesuaikan dengan kebutuhan industri masa depan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.