ASSEN, JOURNALARTA.COM – Veda Ega Pratama menembus Kualifikasi 2 Moto3 Belanda 2026 setelah finis ketiga di Q1 Sirkuit TT Assen, Sabtu 27 Juni 2026. Catatan waktunya, 1:41.090 detik, hanya terpaut 0,039 detik dari Casey O’Gorman yang menguasai sesi itu.
Pencapaian ini terasa lebih berharga karena sehari sebelumnya Veda hanya menempati posisi 23 di sesi latihan bebas. Lonjakan dua puluh peringkat dalam semalam bukan hal biasa di kelas Moto3 yang selalu mepet antarwaktu.
Dari Honda Team Asia, dua rider sekaligus lolos ke Q2 yaitu Veda dan rekan setimnya, Zen Mitani dari Jepang. Hasil ini menjadi modal penting tim untuk mengincar grid terdepan di race Minggu 29 Juni 2026.
Hasil Lengkap Q1 Moto3 Assen 2026
Dikutip dari Ridertua.com, Empat rider tercepat Q1 berhak bergabung dengan 14 rider yang sudah otomatis masuk Q2 berdasarkan hasil Practice. Persaingan berlangsung sangat ketat sebab empat besar hanya dipisahkan 0,060 detik.
| Pos | Rider | Tim | Waktu | Gap |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Casey O’Gorman | SIC58 Squadra Corse | 1:41.051 | — |
| 2 | Scott Ogden | CIP Green Power | 1:41.087 | +0.036 |
| 3 | Veda Pratama | Honda Team Asia | 1:41.090 | +0.039 |
| 4 | Matteo Bertelle | LEVEL UP – MTA | 1:41.111 | +0.060 |
| 5 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | 1:41.156 | +0.105 |
| 6 | Zen Mitani | Honda Team Asia | 1:41.404 | +0.353 |
| 7 | Jesus Rios | Rivacold Snipers | 1:41.496 | +0.445 |
| 8 | Joel Esteban | LEVEL UP – MTA | 1:41.531 | +0.480 |
| 9 | Ruche Moodley | CODE Motorsports | 1:41.568 | +0.517 |
| 10 | Leo Rammerstorfer | SIC58 Squadra Corse | 1:41.744 | +0.693 |
| 11 | Cormac Buchanan | CODE Motorsports | 1:42.011 | +0.960 |
| 12 | Nicola Carraro | Rivacold Snipers | 1:44.080 | +3.029 |
Empat rider teratas yaitu O’Gorman, Ogden, Veda, dan Bertelle resmi melanjutkan ke Q2. Valentin Perrone dari Argentina yang finis kelima harus puas berhenti di sini.
Dari P23 ke P3 dalam Semalam
Yang membuat hasil Veda menarik bukan sekadar lolos Q2. Konteksnya penting yaitu posisi P23 di Practice berarti ia ada di zona terbawah sesi latihan. Artinya ada perubahan signifikan entah setup motor, pemilihan ban, atau ritme laps yang akhirnya menemukan titik optimalnya.
Gap 0,039 detik dari O’Gorman juga bicara banyak. Itu bukan keberuntungan satu lap. Di Moto3, rider yang mampu konsisten dalam jendela waktu sekecil itu di sirkuit sepanjang Assen 4,542 kilometer dengan 18 tikungan menunjukkan bahwa dia dan motornya sudah benar-benar terhubung.
Assen sendiri bukan sirkuit mudah bagi pembalap Asia. Trek yang berusia hampir satu abad ini menuntut keberanian tinggi di sektor-sektor cepat, terutama kombinasi tikungan kiri-kanan di sektor tengah yang tidak memberi ruang untuk kesalahan.
Apa yang Menanti di Q2
Di Q2, Veda akan bersaing langsung dengan rider-rider yang sudah mengunci ritme terbaik mereka sejak Practice. Nama-nama seperti David Muñoz, Taiyo Furusato, dan pemimpin klasemen sementara biasanya mendominasi sesi ini.
Tapi dengan selisih waktu yang begitu rapat di Q1, ada alasan untuk optimistis. Kalau Veda bisa membawa performa yang sama atau bahkan sedikit lebih baik ke Q2, start 10 besar di race Minggu bukan sekadar target ambisius.
Ini juga berarti bagi fans balap Indonesia yang sudah lama menunggu pembalap tanah air bisa bersaing di grid terdepan MotoGP World Championship. Moto3 adalah pintu masuknya. Dan hari ini, pintu itu terbuka lebih lebar.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.