Minggu, 5 Juli 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Gagal bawa timnas Korea Selatan ke 32 besar, Hong Myung-bo mundur

Pelatih kepala Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri setelah gagal bawa timnas Korea Selatan ke 32 besar
Hong Myung-bo mundur dari kursi pelatih setelah Korea Selatan tersingkir dramatis di fase grup Piala Dunia 2026. (Ilustrasi: AI)

Masalah Transisi dan Skema Taktik yang Usang

Mengapa tim bertabur bintang Eropa ini tampil begitu tumpul? Para analis taktis sepak bola menunjuk hidung skema permainan Hong Myung-bo yang dinilai terlampau ortodoks. Pendekatan 4-2-3-1 andalannya sangat mudah dibaca oleh lawan. Skuad Taeguk Warriors kerap frustrasi dan kehabisan ide kreatif saat berhadapan dengan lawan yang menerapkan pertahanan super rapat atau low block.

Titik lemah paling fatal terletak pada transisi permainan, terutama dari menyerang ke bertahan. Jarak antarlini yang terlalu renggang membuat lini tengah yang dikoordinasi para gelandang bertahan mudah ditembus lewat satu-dua sentuhan cepat. Mayoritas gol yang bersarang ke gawang Korea Selatan lahir dari skema serangan balik cepat akibat lambatnya recovery posisi para pemain bertahan.

Statistik Tim Penyisihan Grup
Kemenangan 1 Laga
Kebobolan 5 Gol
Penguasaan Bola (Rata-rata) 58%
Akurasi Tembakan 34%

Hong Myung-bo juga dinilai kurang berani dalam melakukan rotasi dan memaksimalkan potensi pemain muda potensial dari K-League. Dia cenderung bertumpu pada nama-nama mapan yang merumput di Eropa, meski kondisi fisik mereka tampak kelelahan pasca-musim kompetisi yang padat. Keputusan pergantian pemain dari bangku cadangan juga sering terlambat, membuat alur serangan Korea Selatan sangat monoton pada paruh kedua pertandingan.

Tugas Berat KFA Mencari Suksesor Baru

Mundurnya Hong Myung-bo memaksa Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) untuk segera berbenah dan bergerak cepat di bursa transfer pelatih. Agenda kualifikasi penting sudah menanti di depan mata, dan membiarkan kursi pelatih kosong terlalu lama akan sangat berisiko bagi stabilitas tim nasional.

KFA kini dituntut melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar mengganti figur di pinggir lapangan. Pemilihan pelatih baru berikutnya harus selaras dengan visi bermain modern yang mengandalkan kecepatan, fleksibilitas taktik, dan transisi instan. Publik sepak bola Korea Selatan kini menunggu keputusan krusial dari federasi demi mengembalikan kejayaan Taeguk Warriors di panggung internasional.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda