JAKARTA — Byron Donalds menang dalam primer Partai Republik di Florida pada Selasa untuk maju menggantikan Gubernur Ron DeSantis. Politikus Partai Republik yang didukung Presiden Donald Trump itu meraup sekitar 49% suara tak lama setelah Associated Press memanggil hasil perlombaan.
Kemenangan ini langsung menempatkan Donalds di jalur pertarungan yang diperkirakan ketat melawan David Jolly, mantan anggota Kongres dari Partai Republik yang kini maju sebagai independen dan berhaluan Demokrat dalam pemilihan umum Florida.
Bagi kubu Republik, hasil ini penting karena Florida makin lama makin menjadi basis merah yang solid, sementara bagi kubu lawan, peluang menahan kursi gubernur masih terbuka meski tantangannya berat.
Trump menguatkan posisi Byron Donalds
Donalds sudah lama diprediksi akan menang. Jajak pendapat yang beredar menunjukkan ia unggul dua digit atas para penantangnya. Menjelang penutupan pemungutan suara, dukungan Donald Trump juga ikut mengunci arah kontestasi. Trump memberi restu kuat kepada Donalds, dan hasil awal AP memperlihatkan dukungan itu tidak sia-sia.
Ron DeSantis tidak memberi dukungan di pemilihan ini. Sikap itu masuk akal secara politik. Ia harus memilih antara Donalds, kandidat pilihan Trump, dan wakil gubernurnya sendiri, Jay Collins. Dalam kontestasi semacam ini, dukungan dari petahana sering kali menentukan, tapi kali ini DeSantis memilih menahan diri.
Donalds akan maju ke pemilihan umum untuk menggantikan DeSantis, yang tidak bisa kembali mencalonkan diri karena dibatasi masa jabatan. Lawannya, David Jolly, bukan nama baru. Ia pernah duduk di Kongres sebagai Republik sebelum bergeser ke jalur independen. Pertemuan dua tokoh ini diperkirakan berlangsung sengit, meski Donalds masih sedikit unggul dalam sebagian besar survei.
Florida makin merah, tapi belum otomatis aman
Florida memberikan petunjuk penting soal arah politik negara bagian itu. DeSantis menang pada 2018 dengan selisih kurang dari satu poin persentase. Empat tahun kemudian, ia menang lagi dengan hampir 20 poin. Donald Trump juga memenangi Florida dalam tiga pemilihan presiden terakhirnya.
Pola itu membuat posisi Partai Republik terlihat kuat, namun pemilihan gubernur tetap menyimpan ruang kejutan karena lawan Donalds datang dengan profil yang tidak biasa.
Jajak pendapat James Madison Institute yang diambil awal bulan ini menempatkan Donalds unggul tujuh poin atas Jolly. Angka itu memberi gambaran bahwa race ini belum sepenuhnya tertutup. Jolly membawa modal sebagai mantan Republik yang beralih jalur, dan itu bisa menarik pemilih moderat yang lelah dengan politik partai yang terlalu keras.
Dampaknya juga terasa ke pemilih biasa di Florida. Siapa pun yang menang nanti akan mengarahkan kebijakan negara bagian yang sangat besar, dari layanan publik sampai arah politik konservatif yang selama beberapa tahun terakhir makin dominan.
Karena Florida kerap dijadikan barometer kekuatan Partai Republik nasional, hasil pemilihan ini ikut dibaca sebagai ukuran seberapa jauh pengaruh Trump masih menentukan kandidat yang bisa menang.
Kontestasi kursi DPR juga penuh wajah lama
Di waktu yang sama, Trump juga turun tangan di perebutan kursi Florida’s 19th Congressional District, kursi yang ditinggalkan Donalds. Ia mendukung Catalina Lauf, mantan penasihat Departemen Perdagangan era Trump. Di daftar calon juga muncul beberapa nama yang pernah bertarung di negara bagian lain, termasuk Jim Oberweis, Olah Hawatmeh, Chris Collins, dan Madison Cawthorn.
Masuknya nama-nama itu membuat pertarungan di distrik tersebut terasa tidak lazim. Ada tokoh yang sebelumnya pernah maju di Illinois dan New York, juga mantan anggota DPR yang rekam jejaknya penuh kontroversi. Bagi pemilih lokal, situasi ini memperlihatkan betapa terbukanya perebutan kursi itu setelah Donalds naik kelas ke kontestasi gubernur.
Donalds sendiri bukan figur asing di lingkaran konservatif nasional. Ia anggota House Freedom Caucus, sekutu penting Trump, dan pernah masuk daftar pendek calon wakil presiden Trump. Sebelum duduk di Kongres pada 2020 mewakili wilayah yang mencakup Ft.
Myers dan Naples, ia bekerja di bidang perbankan dan keuangan serta sempat menjadi legislator negara bagian Florida pada 2016. Ia juga pernah maju sebagai protes dalam pemilihan ketua DPR ketika Kevin McCarthy terpilih lewat proses yang sangat panjang.
Dengan modal itu, Donalds memasuki pemilihan umum sebagai kandidat yang sudah ditempa banyak pertarungan. Tapi lawannya bukan tipe yang gampang disingkirkan. Seorang sumber politik di Florida yang dikutip laporan awal menyebut pertarungan ini masih bisa menegang sampai hari pemungutan suara terakhir, terutama jika Jolly mampu menggaet pemilih di luar basis tradisional Republik.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.