SCOTLAND — Foto-foto baru yang beredar kembali menyorot Natalie Harp, ajudan Donald Trump, saat disebut berlari mengejar mobil golf presiden di lapangan Turnberry, Skotlandia, pada 2 Mei 2023.
Gambar itu muncul ketika Harp, 35 tahun, sedang berada di bawah sorotan tajam atas kedekatannya dengan Trump dan pengaruhnya di lingkar dalam presiden Amerika Serikat itu. Tarif politiknya mahal. Bukan cuma soal foto.
Foto di Turnberry dan surat yang ikut muncul
The Mirror melaporkan, rangkaian foto di Turnberry memperlihatkan iring-iringan mobil golf yang dipimpin Trump melaju menanjak di dekat area Halfway House. Dalam salah satu foto, Harp yang mengenakan pakaian olahraga tampak berlari menanjak untuk menyusul rombongan itu.
Foto lain dari hari yang sama memperlihatkan Harp berdiri di samping Trump dan putranya, Eric Trump, di sebuah green yang menghadap ke laut. Menurut laporan itu, momen tersebut terjadi pada 2 Mei 2023, kurang dari setahun setelah Trump mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden 2024.
Yang membuat cerita ini makin ramai, surat yang ditulis Harp kepada Trump pada 2023 dan diduga berkaitan dengan perjalanan ke Turnberry juga diterbitkan utuh oleh The Daily Beast pada Kamis malam. Di surat itu, Harp menyampaikan penyesalan karena dianggap memalukan saat berjalan di lapangan golf di Skotlandia.
“I also am sorry if I was an embarrassment walking the course in Scotland,” tulis Harp, menurut outlet tersebut. Ia menambahkan, “The first day I was told there were no carts, and people walked, which is why I walked.”
Dalam bagian lain suratnya, Harp menulis, “If there is anything else I have done to cause you trouble, please forgive me,” lalu menutup dengan kalimat, “You are all that matters to me. I don’t want to ever let you down. Thank you for being my Guardian and Protector in this Life…” Surat itu diakhiri dengan, “With all my heart, Natalie.”
Sosok yang disebut sangat dekat dengan Trump
Harp, mantan presenter televisi, dilaporkan hampir selalu berada di sisi Trump yang kini berusia 80 tahun. Tugasnya disebut mencakup mengelola akun Truth Social Trump dan menyuplai kabar positif untuk presiden. Ia juga disebut menjadi saluran informasi di luar jalur resmi. Dari sini, julukan “human printer” melekat padanya.
Financial Times menggambarkan kedekatan Harp sebagai bagian dari kultur loyalitas di sekitar Trump. Sementara itu, Maggie Haberman dari New York Times menyebut Harp sebagai “binkie” dan “comfort blanket” Trump. Saudara laki-lakinya yang sudah lama renggang dengannya juga menyebut hubungan Harp dengan Trump sebagai “very unhealthy”.
Gambaran itu membuat foto di Turnberry tidak berdiri sendiri. Foto itu kini dibaca sebagai potongan kecil dari pengaruh Harp di orbit Trump, bukan sekadar adegan seorang staf yang mengejar kendaraan bosnya di lapangan golf. Dan itu memicu pertanyaan yang lebih lebar soal seberapa besar akses yang dimiliki seorang ajudan ke pusat kekuasaan.
Gedung Putih membela, kritik terus datang
Gedung Putih membela Harp dengan keras.
Juru bicara Gedung Putih yang dikutip The Independent menyebut, “No president has cultivated as much loyalty among their staffers and administration officials as President Trump; this is a testament to his commitment to our country and its people,” serta menambahkan, “Natalie Harp is a beloved White House Official, and the Fake News Media will never understand what it’s like to be as trusted and admired as her.”
Karoline Leavitt, yang saat itu menjabat Press Secretary Gedung Putih dan disebut akan hengkang, juga mengatakan dalam pernyataan kepada The Independent bahwa Harp punya izin keamanan seperti staf lain dan merupakan anggota tim Trump yang loyal dan pekerja keras.
Pernyataan itu muncul setelah MS NOW melaporkan bahwa Harp berulang kali menolak mengurus izin keamanan selama lebih dari setahun saat bekerja di Gedung Putih, sebelum akhirnya dokumen yang diperlukan diajukan setelah Trump turun tangan langsung.
Sorotan terhadap Harp juga meningkat setelah dilaporkan ia termasuk dalam kelompok kecil staf yang ikut menaiki pesawat militer saat Trump berangkat dari Turki bulan lalu, setelah ia meninggalkan Air Force One di tengah potensi ancaman dari Iran.
Senator Demokrat Georgia Jon Ossoff ikut menyinggung isu itu saat kampanye pada Minggu, dengan berkata Trump “doesn’t want to do the job; he wants to build his ballroom and travel with Natalie…”
Komentar itu memicu reaksi keras dari kubu konservatif. CNN yang menukil komentator Scott Jennings menulis bahwa Ossoff telah memfitnah penyintas kanker dan pegawai publik yang setia. Di hari yang sama, komentator sayap kanan Laura Loomer menulis di X bahwa cerita-cerita buruk soal Harp datang dari dalam West Wing, dan menyebut banyak staf Trump terganggu oleh loyalitas.
Harp sendiri, yang menurut bahan sumber bergabung dengan tim Trump pada 2022, kini berada di pusat persilangan foto, surat pribadi, dan perdebatan soal akses. The Independent menyebut sudah menghubungi Gedung Putih untuk meminta komentar tambahan. Foto yang jadi pemantik polemik itu berasal dari 2 Mei 2023. Itu tanggal yang terus dibahas ulang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.