Sabtu, 26 September 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Tim SAR gabungan temukan korban terakhir banjir bandang di Solok

Tim SAR gabungan temukan korban terakhir banjir bandang di Solok
Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di Kabupaten Solok resmi dihentikan setelah korban terakhir ditemukan pada

Pencarian panjang selama lima hari di lokasi banjir bandang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, akhirnya menemui titik terang. Jumat (25/9) siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, tim SAR gabungan mendapati Agusra dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Jenazah pria tersebut tersangkut di area belakang Kantor Bupati Solok, sebuah lokasi yang sebelumnya telah disisir berulang kali oleh tim penyelamat.

Penemuan ini langsung mengubah status operasi di lapangan. Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, segera mengumumkan berakhirnya seluruh agenda pencarian dan pertolongan khusus terkait musibah banjir bandang ini. Baginya, tidak ada lagi tugas yang menggantung di pundak tim gabungan.

“Sudah tidak ada target ataupun korban yang harus kita lakukan pencarian dan penyelamatan, maka operasi SAR secara khusus sudah selesai,” ucap Noer di lokasi kejadian sesaat setelah evakuasi dilakukan. Suaranya terdengar tegas, menandakan bahwa upaya maksimal telah dikerahkan oleh ratusan personel yang terlibat sejak bencana menerjang.

Menutup Lembaran Pencarian

Banjir bandang di Solok menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Data mencatat ada dua orang yang dilaporkan hilang tertelan arus deras saat bencana datang tiba-tiba. Upaya pencarian pun dilakukan secara maraton dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI, Polri, BPBD, hingga sukarelawan kemanusiaan yang turun langsung ke medan berlumpur.

Daffa, korban pertama, ditemukan oleh tim SAR pada hari pertama operasi digelar. Kepergian Daffa menjadi pukulan awal sebelum Agusra ditemukan berselang empat hari kemudian. Dengan ditemukannya Agusra, maka seluruh daftar pencarian orang hilang akibat banjir bandang ini dinyatakan tuntas.

Pihak Basarnas memastikan tidak ada lagi laporan warga yang kehilangan anggota keluarga terkait peristiwa tersebut.

Meski operasi SAR secara khusus ditutup, bukan berarti seluruh tim langsung meninggalkan Solok begitu saja. Noer menegaskan bahwa pihaknya tetap menaruh perhatian pada kondisi pasca-bencana. Ada masa transisi yang harus dilalui warga, terutama terkait pembersihan sisa material banjir dan pemulihan akses infrastruktur yang sempat terputus.

Siaga di Lokasi Bencana

Pola kerja tim penyelamat kini bergeser ke mode siaga. Basarnas bersama jajaran potensi SAR lainnya sepakat untuk tetap berada di sekitar lokasi terdampak. Langkah ini diambil untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu muncul kebutuhan mendesak di masyarakat.

Situasi pasca-banjir seringkali memunculkan kerawanan baru, seperti tanah longsor susulan atau masalah kesehatan yang memerlukan penanganan cepat.

“Basarnas beserta potensi SAR dan Tim SAR Gabungan senantiasa standby mengantisipasi seandainya ada kebutuhan yang bersifat mendesak,” tutur Noer lagi. Penempatan personel ini memberikan rasa aman bagi warga yang sedang berupaya bangkit dari keterpurukan. Mereka tidak merasa ditinggalkan meski status operasi besar sudah resmi dicabut oleh pemerintah.

Komunikasi dua arah pun terus dibangun antara petugas di lapangan dan masyarakat terdampak. Basarnas secara terbuka meminta warga untuk tidak segan melapor jika menemukan kejanggalan atau membutuhkan bantuan evakuasi lanjutan. Kepedulian ini menjadi kunci utama agar tidak ada lagi nyawa yang terancam di kemudian hari.

Kini, fokus warga Solok beralih ke upaya pembersihan rumah dan memulihkan kehidupan sehari-hari yang sempat porak-poranda. Tim gabungan masih terlihat lalu-lalang di sekitar kantor bupati, memastikan tidak ada lagi sisa-sisa material yang membahayakan warga yang beraktivitas.

Sebuah babak baru dimulai, meninggalkan trauma banjir, namun tetap dibalut semangat untuk segera bangkit dari bencana yang meluluhlantakkan sebagian wilayah mereka.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 26 September 2026: Cara Cek NIK KTP Online