JAKARTA — Pasar motor Indonesia masih tumbuh, dengan penjualan yang ditopang konsumen yang mengganti kendaraan setiap 4 sampai 5 tahun. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) optimistis penjualan tahun ini dapat melampaui 6,5 juta unit.
Target itu akan membawa penjualan ke capaian tertinggi sejak 2015. Hingga September 2026, penyaluran motor dari pabrik ke diler sudah mencapai 5.016.421 unit, menurut catatan AISI.
Angka tersebut menunjukkan pasar masih menyerap pembeli baru sekaligus pemilik motor lama yang memperbarui kendaraannya. Bagi industri, siklus penggantian menjadi penopang permintaan di tengah populasi kendaraan roda dua yang sudah tinggi.
Mengapa pasar motor Indonesia masih tumbuh?
Ketua Bidang Komersial AISI Yosef Suparman mengatakan penjualan tidak hanya bergantung pada orang yang membeli motor untuk pertama kali. Konsumen yang mengganti unit lama juga menjadi sasaran industri.
“Konsumen berganti motor, cycle gantinya itu sekitar 4 sampai 5 tahun orang berganti motor,” kata Yosef saat ditemui di Jakarta, Jumat (30/10).
Menurut Yosef, kepadatan kepemilikan motor dapat dilihat melalui sejumlah perhitungan. Dalam rentang 10 tahun, rasio yang ia sebut mencapai satu motor untuk setiap empat orang dari populasi. Namun, hitungan berdasarkan jumlah penduduk Indonesia menunjukkan kepemilikan sudah lebih dari satu motor untuk setiap dua orang.
Rasio itu tidak otomatis berarti pasar kehilangan ruang untuk tumbuh. Kendaraan yang sudah dimiliki konsumen tetap memiliki siklus pemakaian dan penggantian. Di saat bersamaan, pembeli baru masih masuk ke pasar.
“Dua segmen ini replacement utamanya, dan juga new entrance (pembeli baru), itu yang kita bidik,” ujar Yosef.
Penjualan hingga September sudah 5.016.421 unit
Ketua Umum AISI Thomas Wijaya menyebut penjualan motor sampai September 2026 mencapai 5,16 juta unit, naik 3,7 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Data penyaluran dari pabrik ke diler yang dicatat AISI untuk periode itu tercatat 5.016.421 unit.
Thomas menyampaikan angka penjualan tersebut dalam konferensi pers Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 di Jakarta, Jumat (30/10). Ia menilai kondisi pasar motor menunjukkan gairah yang membaik.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.