BANGKA BELITUNG, JOURNALARTA.COM – Panglima Angin adalah gelar yang diberikan kepada Abang Daud dari daerah Mentok (Kecamatan Mentok), Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Indonesia. Gelar itu diberikan kepadanya karena kesaktiannya. Namun suatu ketika, kesaktiannya tersebut ia gunakan untuk membuat kekacauan di mana-mana, sehingga meresahkan masyarakat Mentok.
Alkisah, di daerah Mentok, Bangka Barat, hiduplah seorang laki-laki bernama Abang Daud. Kerjanya setiap hari hanya membuat kekacauan di mana-mana, seperti mencuri dan merampas barang milik orang lain.
Setelah beberapa jauh orang tua itu melewati tempat persembunyiannya, secara diam-diam Abang Daud membuntutinya sambil berjingkat-jingkat. Ia hendak mengambil buah-buahan yang ada di keranjang belakang orang tua itu. Namun tanpa disadarinya, ternyata orang tua itu adalah seorang pendekar silat yang berilmu tinggi, bernama Long Guan yang terkenal dengan panggilan Apek Long Guan. Banyak orang yang datang berguru kepadanya.
Menyadari ada orang yang mengikutinya, Apek Long Guan langsung membentak:
“Hai, jangan main-main!”
Alangkah terkejutnya Abang Daud mendengar bentakan itu, apalagi ketika orang tua itu menoleh kepadanya. Ternyata orang tua itu adalah Pek Long Guan, guru silat yang cukup disegani di Mentok.
“Oh, maaf Pek Long! Bagaimana Pek Long dapat mengetahui kalau saya ada di belakang Pek Long? Apakah Pek Long mempunyai ilmu batin?” tanya Abang Daud.
“Tidak… Tidak…! Aku tidak mempunyai ilmu apa-apa. Aku hanya menebak-nebak saja, dan kebetulan tebakanku benar,” jawab Pek Long Guan sambil terus berlalu tanpa menghiraukan Abang Daud. Namun, Abang Daud terus membuntutinya.
“Tidak usah berbohong Pek Long! Pek Long pasti mempunyai ilmu batin. Saya mohon ajarkanlah kepada saya Pek Long!” pinta Abang Daud.
Setelah beberapa kali Abang Daud memohon barulah Pek Long Guan mengaku bahwa dia memang mempunyai ilmu batin. Ia pun bersedia mengajarkan ilmunya, asalkan Abang Daud mau memenuhi satu syarat.
“Baiklah, Abang Daud! Aku bersedia mengajarimu asalkan kamu mau merubah perilakumu yang suka membuat kekacauan di desa ini,” ujar Pek Long Guan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.