Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Menteri Maruarar Sebut Program ‘Gentengisasi’ Prabowo Bikin UMKM Bangkit

Deretan truk pengangkut genteng dalam program Gentengisasi Prabowo di Purwakarta
Penyaluran 500.000 genteng dari UMKM lokal oleh kementerian terkait sebagai upaya penggerak ekonomi masyarakat setempat. (Ilustrasi: AI)

Suara deru mesin truk menderu di kawasan Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (4/10) siang. Ratusan kendaraan berat antre rapi, mengangkut 500.000 keping genteng yang siap disalurkan untuk proyek bedah rumah dan perumahan rakyat di berbagai titik.

Bukan sekadar pengiriman material, momen ini menjadi penanda awal dari program besar bertajuk ‘Gentengisasi’ yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Maruarar Sirait, tampak mengawasi langsung proses distribusi tersebut. Baginya, angka setengah juta genteng bukan sekadar statistik teknis konstruksi.

Di balik tumpukan tanah liat yang dibakar itu, ada napas ekonomi ratusan keluarga yang selama ini bergantung pada industri kecil. Maruarar menyebut inisiatif ini sebagai katalisator instan untuk membangkitkan UMKM yang sempat lesu.

Multiplier Effect di Tingkat Akar Rumput

Logistik masif ini melibatkan 125 truk besar. Setiap pergerakan roda truk tersebut menciptakan efek domino ekonomi yang nyata. Pemilik pabrik genteng lokal tersenyum karena stok mereka habis terbeli, sementara para pengemudi dan kernet mendapatkan penghasilan tambahan dari jasa angkut yang krusial.

Uang berputar cepat di tingkat akar rumput, memangkas jarak antara kebijakan pusat dan realita ekonomi rakyat.

Maruarar menekankan bahwa pemerintah memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu. Tidak ada cerita penunggakan yang kerap mencekik para pengusaha kecil. Ketika modal segar masuk ke kantong para perajin, mereka punya kesempatan untuk memutar kembali roda produksi.

Ini bukan sekadar teori ekonomi di atas kertas, melainkan suntikan dana langsung yang dirasakan oleh produsen genteng hingga penyedia jasa logistik di lapangan.

Pemanfaatan produk lokal dalam proyek strategis nasional seperti ini membuktikan keberpihakan nyata. Saat material bangunan didatangkan dari daerah sendiri, uang negara tidak lari ke luar atau ke tangan perusahaan besar yang jauh dari jangkauan masyarakat. Efek pengganda atau multiplier effect inilah yang ingin terus dipertahankan oleh kementerian untuk memperkuat pondasi ekonomi lokal.

Mendorong UMKM Naik Kelas

Pemerintah tidak berhenti pada urusan jual-beli material saja. Maruarar punya rencana lebih jauh untuk memastikan para perajin genteng tradisional ini bisa naik kelas. Fokus kementerian sekarang adalah mendampingi mereka agar kualitas produk bisa bersaing di skala nasional. Pendampingan ini bukan sekadar bicara retorika, melainkan akses teknis yang mendalam.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair