Senin, 6 Juli 2026 WIB
BREAKING
BUDAYA

Cerita Rakyat Bangka Belitung : “Legenda Bujang Katak”

Cerita Rakyat Bangka Belitung : “Legenda Bujang Katak”
BANGKA BELITUNG, JOURNALARTA.Com - Edisi kali ini, Redaksi akan menyuguhkan cerita rakyat dari Bangka Belitung yang berjudul 'BUJANG KATAK'. (Ilustrasi: AI)

Sesampainya mereka di hadapan Raja, ia pun bertanya.

“Hei, Perempuan Tua! Siapa pemuda itu? Di mana Bujang Katak?” tanya sang Raja.

“Ampun Baginda, pemuda ini adalah putra hamba, Bujang Katak. Kemarin ia mendapatkan keajaiban sehingga wajahnya berubah menjadi pria tampan,” jelas sang ibu.

Raja pun tersenyum. Ia merasa lega karena putrinya tak jadi menikah dengan seorang pria berwajah mirip seekor katak. Bujang Katak pun segera berlutut memberi hormat pada sang Raja.

“Ampun Baginda, hamba memang Bujang Katak. Hamba mencintai Putri Bungsu. Izinkan hamba menikahinya karena telah berhasil memenuhi persyaratan yang engkau beri,” ucap Bujang Katak memohon.

Seluruh pengawal istana dan Raja merasa sangat terkejut. Mereka tak menyangka jika wajah asli dari Bujang Katak sangatlah tampan dan gagah.

“Baiklah! Karena kamu telah memenuhi persyaratan ku, maka sesuai janjiku, aku akan menikahkan mu dengan putriku, Putri Bungsu,” ucap sang Raja.

Bujang Katak bersyukur tanda bahagia. Ia memeluk sang Ibu dan berulang kali berterima kasih kepadanya.

“Ini semua berkat doamu, Bu. Terima kasih karena kau selalu mendukungku,” ucap pemuda itu.

Raja pun menggelar pernikahan Putri Bungsu dan Bujang Katak dengan meriah. Pesta berlangsung selama tujuh hari tujuh malam. Para undangan yang datang dari berbagai penjuru negara pun turut berbahagia.

Semua orang memang bahagia dengan pernikahan Bujang Katak dan Putri Bungsu. Tapi tidak dengan keenam putri kakak dari si bungsu. Mereka menyesal dan bersedih karena telah menolak pinangan bujang katak yang rupanya sangat tampan.

“Seharusnya aku tak menolak pria itu. Lihatlah, wajahnya teramat tampan,” ucap Sulung kepada adiknya.

“Iya, kalau tahu dia setampan itu, aku pun tak akan menolak. Beruntung sekali si Bungsu karena menikah dengannya,” sahut kakak kedua.

Karena merasa iri, mereka pun berencana untuk mencari katak yang bisa saja adalah seorang pangeran tampan.

“Aku akan meminta pengawal untuk mencari enam ekor katak untuk kita. Siapa tahu, mereka juga sebenarnya setampan Bujang Katak,” ucap si Sulung.

Halaman:1234567891011Semua Halaman

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda